Barumedia24h.com -Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada personel Brimob yang melakukan penangulangan penyanderaan di rutan salemba cabang Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Tito menjelaskan meski dirinya sedang berada di Yordania mengikuti acara Special Operation Force Exhibition and Conference (SOFEX), ia tetap memantau perkembangan yang dilakukan oleh personel polri.
"Secara spesifik ucapan terima kasih saya kepada Bapak Wakapolri (Komjen Pol. Syafruddin) yang sejak kejadian terus berada di lokasi," ujar Tito di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).
Lebih lanjut, Tito juga mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga para personel yang gugur dalam tugas. Ia juga berduka atas lima anggotanya yang gugur.
Tito menjelaskan kelima anak buahnya itu merupakan anggota tim pemberkasan yang bertugas menyiapkan napi menuju pengadilan.
"Anak-anak saya gugur, saya berduka, saya sedih," kata Tito.
Kerusuhan di Mako Brimob berakhir pada Kamis pagi ini pukul 07.15 WIB. 155 napi menyerahkan diri sebelum polri mengambil tindakan tegas.
Saat ini sebanyak 145 napiter sudah dipindahkan ke Nusa Kambangan. Sementara 10 napiter lain masih di Mako Brimob karena sedang menjalani proses persidangan.
Total 156 napi terlibat dalam insiden penyanderaan tersebut dengan menguasai tiga dari enam blok yang ada di Mako Brimob, yaitu Blok A, B, dan C. Satu diantaranya tewas saat merebut senjata dari anggota polisi.[rmol]
Tito menjelaskan meski dirinya sedang berada di Yordania mengikuti acara Special Operation Force Exhibition and Conference (SOFEX), ia tetap memantau perkembangan yang dilakukan oleh personel polri.
"Secara spesifik ucapan terima kasih saya kepada Bapak Wakapolri (Komjen Pol. Syafruddin) yang sejak kejadian terus berada di lokasi," ujar Tito di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5).
Lebih lanjut, Tito juga mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga para personel yang gugur dalam tugas. Ia juga berduka atas lima anggotanya yang gugur.
Tito menjelaskan kelima anak buahnya itu merupakan anggota tim pemberkasan yang bertugas menyiapkan napi menuju pengadilan.
"Anak-anak saya gugur, saya berduka, saya sedih," kata Tito.
Kerusuhan di Mako Brimob berakhir pada Kamis pagi ini pukul 07.15 WIB. 155 napi menyerahkan diri sebelum polri mengambil tindakan tegas.
Saat ini sebanyak 145 napiter sudah dipindahkan ke Nusa Kambangan. Sementara 10 napiter lain masih di Mako Brimob karena sedang menjalani proses persidangan.
Total 156 napi terlibat dalam insiden penyanderaan tersebut dengan menguasai tiga dari enam blok yang ada di Mako Brimob, yaitu Blok A, B, dan C. Satu diantaranya tewas saat merebut senjata dari anggota polisi.[rmol]


COMMENTS